ESC : ( Tutup Form )

Inflasi Afrika Selatan Tembus 4,5%, Bank Sentral Dihadapkan Dilema Kebijakan Suku Bunga


Kamis, 18  Juni  2026 - 07:04 WIB

Inflasi Afrika Selatan Tembus 4,5%, Bank Sentral Dihadapkan Dilema Kebijakan Suku Bunga
Foto Berita

CAPETOWN - Inflasi Afrika Selatan kembali meningkat pada Mei 2026 dan mencapai level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Kenaikan ini terutama dipicu lonjakan harga energi akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.


Berdasarkan data Statistics South Africa yang dikutip Bloomberg (17/6/2026), inflasi tahunan naik menjadi 4,5% pada Mei, lebih tinggi dibandingkan 4% pada April. Meski demikian, angka tersebut masih berada sedikit di bawah ekspektasi ekonom yang memperkirakan inflasi mencapai 4,7%.


Kenaikan inflasi juga tercermin pada inflasi inti (core inflation) yang naik menjadi 3,8% dari sebelumnya 3,6%. Indikator ini menjadi perhatian utama bank sentral karena mencerminkan tekanan harga yang lebih persisten dalam jangka panjang.


Meski tekanan inflasi meningkat, ruang kebijakan moneter bagi South African Reserve Bank (SARB) dinilai masih terbuka. Pasalnya, harga energi global mulai menunjukkan tanda-tanda stabil setelah adanya kesepakatan sementara antara AS dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur penting yang menangani sekitar 20% perdagangan minyak dunia.


Sebelumnya, SARB telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 7% dari 6,75% untuk menjaga stabilitas harga. Namun, meredanya risiko lonjakan harga energi berpotensi mengurangi kebutuhan pengetatan moneter lebih lanjut pada pertemuan kebijakan bulan Juli 2026.


Gubernur SARB, Lesetja Kganyago, menegaskan bahwa arah kebijakan suku bunga akan ditentukan berdasarkan perkembangan data ekonomi terbaru.


“Kami mengambil keputusan dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Yang jelas, kami berkomitmen menjaga inflasi tetap rendah dan stabil,” ujarnya.


Kondisi ini menunjukkan bank sentral Afrika Selatan tengah menghadapi dilema antara menjaga stabilitas harga dan menghindari pengetatan moneter berlebihan di tengah meredanya risiko dari sektor energi global.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com